Kamis, 18 Agustus 2011

Resume OKK 2011 (15 -17 Agustus 2011)

Tanggal 15 Agustus 2011 bisa dikatakan awal menjadi mahasiswa baru soalnya di tanggal tersebut saya harus pergi ke STIKOM untuk mengikuti kegiatan ospek namun masih bersifat pengumuman-pengumuman awal saja mengenai kegiatan kedepannya.  Pukul 06.30 berangktat dari rumah ke kampus trus setibanya disana saya lihat banyak orang berkumpul di depan papan pengumuman depan gedung di lantai 1,. Awalnya saya tidak peduli dan berniat langsung masuk saja tapi karena penasaran akhirnya singgah juga dan ternyata disitu dipajang pengumuman nama-nama calon mahasiswa (KY) yang lulus tes masuk dan diurutkan sesuai jurusannya dan dibentuk menjadi banyak kelompok. Pertama pastinya cari nama sendiri trus setelah ketemu akhirnya catat nama pembimbingnya (KS) yaitu Kak Winda Ellen Rahayu terus catat NIMnya siapa tahu aja nanti dibutuhkan.
 Selanjutnya langsung aja masuk kedalam trus pas di depan lift lihat ada banyak orang ngumpul mau keatas (ya iyalah masa’  ke bawah wong lantai satu kok LOL), awalnya berhenti sebentar trus ada kakak senior yang ajakin masuk saya sih ikut-ikut aja, ternyata kumpulnya di lantai paling atas yaitu lantai 9 d ruangan yang gede gitu. Disana sudah banyak KY dan KS serta panitia yang ngumpul, yahhh namanya orang baru kan pasti bingung mau ngapain trus ada lagi nih kakak senior yang datang mendekat trus nanya, KSnya siapa..??  saya jawab aja Kak Winda, akhirnya di kasih tahu deh orangnya. Yah sudah langsung aja kesana trus kenalan sama kakaknya plus sama teman satu tim yang kebetulan baru ada 1 orang, namanya Alif dari tampangnya kelihatan banget pasti nih anak orang JOWO..(LOL).
Disitu saya dikasih buku panduan yang bertuliskan “BUKU PANDUAN ORIENTASI KEHIDUPAN DAN KAMPUS 2011” yang didalamnya berisi segala hal menyangkut kegiatan OKK 2011. Timku namanya Hamming 2.1 beranggotakan 8 orang namun yang hadir cuman 7 orang yang satunya nggak jelas niat apa nggak kuliah di STIKOM, awalnya masih malu-malu buat kenalan satu sama lain biasanya lah namanya juga ketemu orang baru, akhirnya setelah dibujuk trus sama Kak Winda akhirnya kenalan juga sama yang lainnya. Karena di setiap kelompok diwajibkan untuk mengatur strukturnya mulai dari Ketua, Sekertaris, Bendahara, dll akhir mulai diskusi tapi karena masih malu-malu semua yah sudah saya beranikan diri aja buat jadi Ketua, sapa tau aja dapat nilai + (maunya sih gitu.. Hhahahah). Oh yah lupa perkenalin teman-teman kelompok, yang pertama ada Alif, Lusi, Emil, Rozi, Jody, dan Ricky.

Hari pertama nggak begitu asik soalnya masih belum kenal sama yang lainnya jadinya bosan nggak ada teman tapi nggak masalah sih soalnya saya kuliah disini sama kakak saya namun dijurusan yang berbeda. Hari ini ada pelatihan Blog di lantai 9 dan pembukaan rekening CIMB Niaga bersama tapi yahhhh begitu dehhh..  jadi BOSAN soalnya nggak ada acara yang ASIKKKK. Lanjut aja deh hari ke-2, hari ini kita ada semacam pelatihan Blog di ruang Laboratorium Komputer di lantai 6 , pengajarnya yaitu Kak Teddy. Masih banyak dari KY yang belum punya blog dan bahkan ada yang belum punya email sekalipun (behhh... parah). Akhirnya kita semua diberi pengarahan mengenai Apa itu Blog?, Kegunaan Blog apa saja?, dan nantinya lewat blog ini kita akan mengerjakan tugas sehingga lebih menghemat kertas + banyak keuntungan lainnya (kayak iklan aja..).
Tanggal 17 Agustus tepatnya Hari Proklamasi acara dimulai jam 5 pagi dan mengenakan pakaian putih-hitam, acaranya berlangsung cukup lama karena gladi bersihnya yang lama sehingga membuatku ngantuk hingga hampir tumbang (kayak pohon aja, LOL). Acara lainnya ada lomba membuat mumi di ruang serbaguna, acara gokil banget dan menurutku yang paling seru karena timku meraih juara 3 walaupun sebenarnya bias lohhhh juara 1. Hhihihihihihih..

Sabtu, 12 Februari 2011

AWAR AWAR

Nama latin: Ficus septicum Burm.b.
NAMA DAERAH: Sirih popar (Ambon) Tagalolo, Bei, Loloyan (Minahasa); Ki ciyat (Sunda); Awar awar (Jawa); Bar-abar (Madura); Awar awar (Belitung); Tobotobo (Makasar); Dausalo (Bugis); Bobulutu (Halmahera Utara); Tagalolo (Ternate). NAMA ASING: Papua New Guinea: omia (Kurereda, Northern Province), manibwohebwahe (Wagawaga, Milne Bay), bahuerueru (Vanapa, Central Province). Philippines: hauili (Filipino), kauili (Tagalog), sio (Bikol). NAMA SIMPLISIA Fici septicae folium; daun awar-awar

Deskripsi tanaman: Pohon atau semak tinggi , tegak 1-5 meter. Batang pokok bengkok bengkok, lunak, ranting bulat silindris, berongga, gundul, bergetah bening. Daun penumpu tunggal, besar, sangat runcing, daun tunggal, bertangkai, duduk daun berseling atau berhadapan, bertangkai 2,53 cm. Helaian berbentuk bulat telur atau elips, dengan pangkal membulat, ujung menyempit cukup tumpul, tepi rata, 9-30 kali 9-16 cm, dari atas hijau tua mengkilat, dengan banyak bintik-bintik yang pucat, dari bawah hijau muda, sisi kiri kanan tulang daun tengah dengan 6-12 tulang daun samping; kedua belah sisi tulang daun menyolok karena warnanya yang pucat. Bunga majemuk susunan periuk berpasangan, bertangkai pendek, pada pangkaInya dengan 3 daun pelindung, hijau muda atau hijau abu-abu, diameter lebih kurang 1,5 cm, pada beberapa tanaman ada bunga jantan dan bunga gal, pada yang lain bunga betina. Buah tipe periuk, berdaging , hijau-hijau abu-abu, diameter 1,5 - 2 cm. Waktu berbunga Januari - Desember. Tumbuhan ini banyak ditemukan di Jawa dan Madura; tumbuh pada daerah dengan ketinggian 1200 m dpl, banyak ditemukan di tepi jalan, semak belukar dan hutan terbuka.

Habitat: Tumbuh liar sebagai tanaman pengganggu pada dataran rendah sampai 1200 m dpl

Bagian tanaman yang digunakan: Daun

Kandungan kimia: Flavonoid; Sterol; Khasiat: Sudorik; Diuretik; Emetik

Nama simplesia: Fici septicae Folium

Daun Ficus septica dapat menghambat pertumbuhan Bacillus subtilis dan Escherichia coli secara in vitro, hasil pengujian bioautografi dilaporkan bahwa 4 g ekstrak daun awar awar yang larut dalam Metanol dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Antofin (5 g) berefek sebagai antibakteri (B. subtillis, M flavus dan E. Coli)

Resep tradisional:

Herpes, Sakit kepala, Rematik:

Daun awar-awar segar secukupnya; Air secukupnya, Dipipis sampai berbentuk pasta, Dioleskan pada bagian kulit yang sakit 1 hari 2 kali.

TOGA (Tanaman Obat Keluarga)



:::TAMAN OBAT KELUARGA (TOGA):::
Dewasa ini obat-obatan modern sudah menjadi bagian dari kehidupan kita7 sehari-hari. Obat-obatan itu dalam berbagai bentuk sudah dijual bebas dan mudah sekali didapatkan dengan harga yang relatif terjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Akhir-akhir ini trend pengobatan modern cenderung kembali ke tanaman obat yang digunakan secara tradisional. Ada beberapa alas an yang mendasari kecendrungan ini. Misalnya,tanaman obat yang digunakan secara tepat, tidak atau kurang menimbulkan efek samping dibandingkan dengan obat-obatan modern terutaman yang dibuat dari bahan sintesis. Alasan lain,obat-obatan tradisional juga lebih tepat untuk digunakan sebagai penyakit atau untuk menjaga kesehatan.

Definisi
Yang dimaksud dengan TOGA adalah Taman Obat Keluarga. Kata “Taman” menunjukakan adanya suatu usaha untuk meningkatkan nilai estetika tanaman – dalam hal ini tanaman obat – dengan adanya pengaturan yang sesuai dengan potensi lahan dan enak dipandang mata.Sedangkan kata “Keluarga” menunjukkan “taman obat” ini berfungsi untuk menjaga kesehatan seluruh anggota keluarga dan dibuat di lingkungan keluarga, yaitu di pekarangan rumah, dapat juga di pekarangan sekolah atau kantor.
Pekarangan biasanya memiliki luas lahan terbatas, maka jenis tanaman obat sebaiknya dipilih yang penting dan bermanfaat untuk keperluan menjaga kesehatan keluarga sehari – hari. Selain itu, dipilih jenis tanaman yang mudah dibudidayakan dan tidak menyita tempat karena ukuran tajuk yang besar. Karena sifat pekarangan berbeda dengan kebun atau ladang, maka pemilihan tanaman juga harus memperhatikan factor keindahan serta memperhatkan kondisi halaman, misalnya, kontur tanah, bentuk serta adanya pohon atau bangunan lain.
Faktor paling penting dalam mengatur lahan untuk tanaman obat adalah memperhatikan estetika (keindahan ). Jangan sampai tanaman obat yang kita tanam di halaman merusak/mengganggu pemandangan. Juga harus diperhatikan keberadaan elemen taman lain, yaitu soft material misalnya kandang ternak,tiang bendera,jalan setapak, kolam ikan dan lain – lain.

PANDUAN PENGGUNAAN TOGA
Yang dimaksud dengan tanaman obat adalah tanaman yang salah satu, beberapa, atau seluruh bagian tanman tersebut mengandung zat atau bahan aktif yang berkhasiat bagi kesehatan (penyembuhan penyakit).
Yang dimaksud dengan bagian tanaman adalah daun, bunga, buah, kulit buah, kulit batang batang, akar dan umbi. Dalam menggunakan tanaman yang berkhasiat obat, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sehingga didapat hasil pengobatan seperti yang diharapkan, yaotu sebagai berikut :

Waktu Memetik Tanaman (Pada Umumnya) :


1. Daun dikumpulkan sewaktu tanaman berbunga dan sebelum buah menjadi masak.
2. Bunga dikumpulkan sebelum atau segara setelah mekar.
3. Buah dipetik dalam keadaan tua.
4. Biji dikumpulkan dari buah yang masak sempurna.
5. Akar, rimpang (rhizome),umbi (tuber), dan umbi lapis (bulbus), dikumpulkan sewaktu proses pertumbuhannya berhenti.

Pencucian dan Pengeringan

Bahan – bahan yang sudah dikumpulkan, dicuci bersih yang dilakukan secepat mungkin. Dapat segera dipakai untuk pengobatan berupa bahan segar, atau dikeringkan untuk penyimpanan, dan dapat dipergunakan bila perlu.

Tujuan Pengeringan :

1. Mengurangi kadar air sehingga mencegah terjadinya pembusukan oleh cendawan atau bakteri.
2. Supaya tahan lama.
3. Mudah dihaluskan bila ingin dibuat serbuk.


Cara pengeringan :

1. Bila bahannya besar atau banyak mengandung air, dapat dipotong - potong seperlunya.
2. Pengeringan dapat langsung dibawah sinar matahari atau memakai pelindug.
3. Dapat juga diangin – anginkan ditempat yang teduh , atau di dalam ruang pengeringan yang aliran udaranya baik.

Nama

Beberapa hal mengenai nama yang dipakai adalah :
1) nama ilmiah (scientific name) : nama latin yang sering dipergunakan
2) nama Indonesia : nama yang telah ditetapkan oleh DitJen. POM DEPKES RI

Kegunaan

Yang diutamakan adalah khasiat penyembuhan bila dipakai tunggal, bukan campuran.

Cara pemakaian

Bila tidak dicantumkan namanya, berarti merebus simplisia ( bahan dari tanaman berkhasiat obat, yang belum tercampur, belum diolah, tapi sudah dalam keadaan bersih) dengan api kecil, dengan menambahkan 3 (Tiga) gelas air bersih (Lebih Kurang 600 cc ) sampai menjadi 1(Satu) gelas air putih (Lebih Kurang 200cc). Tanaman berkhasiat obat yang masih berpa simplisia, hasil pengobata tampak lambat tetapi bersifat konstruktif, bebeda dengan obat kimiawi, yang hasil pengobatannya terlihat cepat, tetapi bersifat destruktif. Oleh karena itu, tidak dianjurkan pemakaiannya pada penyakit – penyakit infeksi yang sifatnya akut (cepat ) tetapi lebih diutamaka untuk pemeliharaan kesehatan dan pada penyakit – penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan dengan obat kimiawi atau memerlukan kombinasi pengobatan (obat kimiawi dengan tanaman berkhasiat obat).


PENGELOMPOKAN TANAMAN OBAT
Pengelompokan tanaman obat kedalam 5 (Lima ) jenis sebagai berikut :

1. Tanaman Buah, yaitu : Tanaman penghasil buah dan biasa dikonsumsi buahnya namun memiliki khasiat obat .
2. Tanaman Sayuran, yaitu : Bahan makanan sumber vitamin dan mineral namun memiliki khasiat obat.
3. Tanaman Rempah-rempah, yaitu : tanaman yang biasa digunakan sebagai bumbu dapur namun memiliki khasiat obat.
4. Tanaman Hias, yaitu : tanaman bernilai estetika yang biasa digunakan sebagai unsure dekoratif baik di dalam maupun di luar ruangan namun memiliki khasiat obat.
5. Lain-lain, yaitu : tanaman berkhasiat obat selain dari tanaman buah, tanaman sayuran, tanaman rempah-rempah dan tanaman hias

It’s about Us, Matano untuk Masa Depan

Matano, ya begitulah warga menamainya. Kata matano berasal dari bahasa dongi (bahasa daerah) yang artinya “mata air”, jadi Matano berarti matanya (sumbernya) air. Masyarakat memercayai bahwa mata air Danau Matano berasal dari Desa Matano. Oleh warga, sumber mata air tersebut telah dibuatkan tembok persegi sehingga menjadi kolam berukuran 8 x 12 meter. Gelembung-gelembung air yang tak henti bermunculan di atas permukaan kolam air, tampak seperti kehidupan yang lahir dari dalam bumi.

Berbicra mengenai danau matano, tidak afdol, jika saya tidak memberitahukan lokasinya bukan? Danau Matano berada di sebuah kota kecil bernama Sorowako, kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan. Bagi anda pencinta wisata bahari berkunjunglah ke tempat ini, dijamin mata anda akan dipuaskan dengan panorama yang disajikan. Akses ke tempat ini dapat di tempuh dengan berkendara darat seperti bus selama kurang lebih 12-14 jam dari ibu kota provinsi (Makassar) atau anda juga dapat menghemat waktu dengan penerbangan berdurasi kurang lebih 50 menit.

Danau matano sendiri merupakan danau terdalam di Asia Tenggara dan urutan ke8 peringkat terdalam dunia, dengan luasnya mencapai 130 kilometer persegi ini menghamparkan ke-Esaan sang pencipta. Belum lagi kedalamannya yang mencapai 594 meter. Tidak mengherannkan jika beberapa ilmuan mengusulkan danau matano menjadi world heritage.

Danau matano masih sangat original, flora dan fauna yang terdapat di dasar perairannya pun merupakan flora dan fauna yang endemik, jarang di jumpai di tempat lain. Salah satu jenis ikan endemik yang menjadi komponen penyusunnya iyalah ikan “botini”.

Hal lain yang menarik dari Danau Matano adalah pulau-pulau yang terdapat di dalamnya. Di pesisir tenggara, tepatnya di daerah Otuno dan Soluro terdapat beberapa pulau seperti Nuha Langkai (Nuha artinya pulau dan Langkai artinya besar; Pulau Besar) dan Nuha Le (Pulau Alang-alang).

Di pesisir barat laut, dekat perkebunan warga yang dinamakan Bure’, terdapat 4 (empat) pulau kecil lainnya, yang disebut oleh beberapa warga sebagai Pulau-pulau Kucing. Pulau-pulau kecil itu tampak seperti taman mini di atas air. Indah dan menawan. Air danau yang bening membuat orang dapat melihat barisan karang berwarna krem dan putih di dalam air. Pengunjung yang lewat di gugusan pulau ini biasanya tak tahan bila tidak menceburkan diri untuk berenang atau sekadar bermain di seputar pulau.

            Bagi anda pencinta olaraga air, danau matano dapat menjadi salah satu media yang patut anda coba, beberapa olahraga yang ditawarkan iyalah renang, layar, ski air, kano dan menyelam. Untuk hari-libur seperti sabtu dan minggu danau matano selalu ramai di kunjungi, untuk berolaraga atau sekedar menikmati keindahannya.

            Masuk ke inti tulisan, hehee ^^, yang tadi hanya sekedar perkenalan mengenai danau matano. Danau ini merupakan sumber kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar danau. Mengapa demikian? Karena sebagian besar aktivitas kehidupan terlaksana akibat adanya sumber air danau ini. Sebut saja, air yang di pakai untuk, minum, mandi, mencuci, dan lain sebagainya berasal dari danau ini. Warga di sekitar danau ini tidak pernah mengeluh akan kekurangan air, ataupun air yang tercemar, itu semua sebagai timbal balik dari pertisipasi warga untuk tetap menjaga agar danau matano tidak tercemar. Masyarakat sangat menyadari tentang pentingnya air bersih. Karena itu, tidak ada satu pun warga yang tidak turut dalam menjaga kebersihan air dan juga untuk menjaga slaah satu harta yang bisa kita wariskan untuk menyelamatkan anak cucu kita di masa yang akan datang.

Walaupun terdapat sebuah perusahaan tambang nikel, anggapan bahwa air danau tercemar oleh limbah pabrik tersebut dapat di patahkan dengan mudah karena perusahaan tersebut juga menyadari akan kelestarian air sebagai sumber kehidupan. Selain itu, kenikmatan air matano yang dapat dinikmati bukan hanya andil dari masyarakat saja, tetapi juga dukungan dari PT INCO yang turut serta membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan air bersih, sebut saja ledeng yang merupakan media penghubung ke rumah-rumah warga ini merupakan salah satu fasilitas yang PT INCO berikan, belum lagi akan di bangun salah satu pembangkit listrik di salah satu daerah yang lagi-lagi di hendel oleh PT INCO, jadi dalam pengolahan air danau matano dan pemanfaatannya, PT INCO bercontribusi tinggi, jadi anggapan bahwa air danau tercemar karena adanya pabrik nikel adalah salah besar. Karena semua pihak mempunyai peran yang sangat penting untuk tetap menjaga kelestrian air.

            Sebagai bentuk kepedulian akan terjaganya sumber air bersih, masyarakat setempat sering mengadakan bakti sosial yang salah satu eventnya adalah pembersihan danau dari sampah anorganik. Itu dilakukan karena adanya kepedulian yang besar yang hadir di setiap pribadi masyarakat setempat. Begitu besarnya perhatian masyarakat terhadap kebersihan air yang merupakan sumber kehidupan. Sebagai siswa-siswi SMA yang sadar akan pentingnya sumber air bersih kami pun selalu turut serta dalam menjaga keasrian danau matano dengan tidak mengotori air danau. Hal itu dilakukan karena pentingnya menjaga kebersihan air di daerah kami.

            Sadar akan pentingnya air untuk generasi sekarang ini dan generasi muda berikutnya secara pribadi kami ingin mengaja semua warga negara Indonesia agar ikut serta dalam mewujudkan air yang bersih dan sehat. Karena itulah awal kehidupan yang bahagia dengan memulai dari hal yang bersih.oleh karena itu, melalui lomba yang di buat oleh kompas ini, semoga dapat menggugah hati setiap anak muda bahkan orang tua untuk turut andil dalam menciptakan air yang bersih.

            Besar harapan kami danau matano dapat tetap menjadi sumber air bersih untuk masa depan. :)

Selasa, 08 Februari 2011

It's about Us: Air Untuk Masa Depan

Siapa yang memungkiri bahwa air adalah kebutuhan yang paling mendasar bagi seluruh jenis kehidupan di bumi kita??? Semuanya pasti beranggapan sama AIR ITU PENTING, hampir dari seluruh aktivitas kita sehari - hari tak lepas dari yang namanya air mulai dari mandi, mencuci, makan  minum, dan bekerja  semuanya membutuhkan air. Namun terlepas dari pentingnya air, yang tak kalah pentingnya adalah bagaimana menjaga sumber air kita agar tetap lestari dan terlindungi.

Sumber air, Sumber Kehidupan
Sumber air, sumber kehidupan adalah sebuah kalimat sederhana yang sangat memperihatinkan. Sebab hampir sebagian besar sumber air bersih masyarakat telah tercemar oleh limbah yang sebagian besar disebabkan oleh masyarakat itu sendiri. Ini adalah sebuah dilema, dimana masih sering kita menyaksikan pembalakan liar pada hutan - hutan yang berfungsi sebagai bendungan raksasa penyimpan cadangan air bersih. Sehingga secara perlahan dan pasti sumber air kita mengering. Perilaku membuang sampah di perairan juga masih membudaya di masyarakat kita.

Sumber energi alternatif
Air adalah sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil. Tidak dapat kita pungkiri bahwa kita tak dapat mengandalkan dan bergantung sepenuhnya pada sumber energi yang diperoleh dari bahan bakar fosil. Air adalah solusi jitu untuk menghadapi krisis energi listrik yang saat ini tengah melanda hampir seluruh tempat dimuka bumi ini. Diantaranya adalah dengan memanfaatkan energi potensial air sebagai pembangkit arus listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga uap, pemanfaatan arus bawa laut sampai dengan pemanfaat gelombang air laut untuk menggerakkan turbin. Dengan memangfaatkan energi air semaksimal mungkin sebagai sumber energi penghasil listrik maka secara tidak langsung kita juga ikut berpartisipasi dalam menjaga keasrian planet kita ini dari ancaman global warming.

Hemat walaupun setetes
Satu langkah awal, seribu jalan perubahan. Mulailah dari diri sendiri, jangan menunggu hingga orang lain melakukannya. Kita dapat melakukan tindakan penyelamatan mulai dari hal hal yang paling sederhana, seperti mematikan keran air jika tidak diperlukan lagi, membuang sampah pada tempatnya, dan manfaatkan air semaksimal mungkin.




Fakta Tentang Air
Seluruh mahluk hidup di permukaan Bumi ini tentu butuh air, berikut fakta tentang air yang layak kita simak.
1. Air tidak berbau, tidak berasa, dan berbentuk cairan transparan pada temperatur kamar.
2. Air meliputi 70% dari permukaan bumi, baik berbentuk air laut, sungai, danau dan gunung es.
3. Sialnya, 97% air yang ada di bumi ini asin dan hanya 3% nya yang berbentuk air segar. Dengan jumlah populasi manusia 6,8 milyar (perkiraan wikipedia) di Bumi ini dan kebutuhan air untuk minum kita yang 2 liter perhari, berapa tahan air kalau tidak di hemat.
4. Air bisa menghasilkan energi listrik. Diperkirakan 24% (sekitar 675.000 megawatt) dari kebutuhan listrik Dunia berasal dari tenaga air menurut National Renewable Energy Laboratory. Bandingkan dengan kapasitas listrik terpasang kita sekitar 24.700 megawatt
5. 60 % lebih tubuh manusia terdiri dari air (berbeda menurut usia dan jenis kelamin). Dengan perincian 83% darah kita terdiri dari air, 70% otak kita terdiri dari air, dan 90% paru-paru kita terdiri dari air.
6. Air dapat berubah bentuk. Membeku (dibawah nol derajat Celsius), berbentuk cairan di temperatur kamar, dan berbentuk uap padatemperatur 100 derajat Celsius keatas.
7. Air juga berpengaruh terhadap iklim di permukaan bumi

SUDAH SAATNYA KITA BERBENAH DIRI

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More
BannerAd BannerAd BannerAd BannerAd

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms